Cream Magic Plus | Magic Plus White Cream | Cream magicly 3 in 1


Customer Service

0852-3356-0743
(SMS/WA No Call)
pin bbm : 5FA47613

Rekening Pembayaran



By Admin  Article Published 12 December 2014
 

Umumnya, hidung ras melayu dan masyarkat Asia berbentuk lebar dan kurang mancung. Alasan ini pula yang mendasari teknik pemancungan hidup begitu populer dan diminati di Asia.

"Sebagai dampaknya, masyarakat membutuhkan prosedur yang memberi hasil nyata namun minim efek samping," ungkap Dr. Fitra Dien Shefrianti dari Impressions Aesthetic Clinic.

 

Demi mendapatkan bentuk hidung mancung tanpa bedah lewat prosedur nose augmentation yakni penyuntikkan filler. Filler sendiri merupakan teknik penyuntikan zat asam hialuronat (HA) pada bawah lapisan kulit untuk menambah volume dan mengencangkan kulit.

Filler non permanen walaupun praktis dan tanpa sakit, tak bertahan seumur hidup seperti bedah plastik, umumnya bertahan 6-12 bulan. HA yang disuntikkan akan menyatu dengan HA alami di hidung dan lama kelamaan terserap sempurna oleh tubuh.

Asam hialuronat sendiri sebenarnya sudah ada di dalam tubuh kita namun jumlahnya terbatas. Dr. Fitra pun menjelaskan perbedaan mengenai filler. Menurutnya, filler yang ideal adalah filler non permanen yang tidak menimbulkan reaksi alergi, tidak menyebabkan peradangan, dapat diserap oleh tubuh dan memberikan tampilan yang natural.

Berbeda dengan operasi yang biasanya “mengoreksi” struktur tulang hidung, cairan filler dimasukkan di bawah kulit dan diatas permukaan tulang hidung sehingga tidak mengganggu lapisan tulang dan memberikan efek samping yang mendekati nol.

“Pasien sebaiknya memilih produk dermal filler yang sudah terpercaya serta terdaftar di Depkes dan hasilnya terbukti terlihat. Faktor kenyamanan dan keamanan pasien juga tetap terjaga. Pilihan mungkin bisa gunakan dermal filler yang menggunakan non animal stabilized Hyaluronic Acid," saran Dr. Fitra.

Kelebihan rhinoplasty non bedah dengan filler adalah waktu pengerjaannya yang singkat, hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Selain itu, tak ada efek negatif pembedahan seperti pembengkakan atau bekas jahitan. Waktu pemulihan juga jauh berkurang bahkan bisa dibilang mendekati nol dibanding prosedur rhinoplasty dengan teknik bedah, sehingga pasien dapat beraktivitas kembali seperti biasa setelahnya.

 



Related Article